29.4 C
Indonesia

Pahami 5 Resiko Investasi Bitcoin Ini Sebelum Memulai 

Must read

Semua investasi memiliki faktor resiko, termasuk investasi Bitcoin. Sebagai pemula, kamu tidak boleh hanya tergiur dengan harga Bitcoin yang terus melambung tinggi sejak tahun 2020 kemarin sampai sekarang.

Penting juga untuk mengetahui faktor resikonya, sehingga cara investasi Bitcoin pemula jauh lebih tepat. Keuntungan yang dihadirkan oleh investasi mata uang kripto memang luar biasa tingginya, namun tidak terlepas dari resiko ini.

Resiko Investasi Bitcoin yang Harus Dipahami Pemula

resiko Investasi Bitcoin

Daya tarik utama dari investasi Bitcoin adalah imbal balik yang tinggi sehingga menjanjikan. Keuntungan ini juga didukung dengan investasinya yang sudah legal di Indonesia.

Generasi milenial yang berani investasi Bitcoin Indonesia juga paham mengenai apa saja resiko yang menyertainya. Berikut ini beberapa resiko yang perlu diperhatikan.

  • Perubahan Harga yang Berubah dengan Cepat

Ciri khas utama dari investasi mata uang kripto ini adalah berfluktuasi. Perubahan harga sangat cepat bahkan hanya dalam sekejap mata saja. Berbeda dengan saham yang biasanya berubah dalam sehari.

Harga bisa melesat tinggi atau justru anjlok dalam hitungan menit. Oleh karena itu para pemula yang ingin berinvestasi harus mempelajari cara menghitung serta mengikuti perkembangan harga.

Contohnya saja memahami soal perbandingan penawaran dan permintaan Bitcoin. Pada saat  transaksi terjadi besar-besaran otomatis harga akan berubah.

  • Tingginya Serangan Cyber

Tidak memahami teknologi bisa menjadi hambatan kamu untuk memulai investasi Bitcoin. Bukan mengenai mendapatkan imbal hasil melainkan keamanan. Tidak sedikit investor yang mengalami kehilangan karena lalai dalam memberikan keamanan.

Kasus pencurian kripto khususnya Bitcoin diperkirakanan akan terus terjadi di masa depan. Resiko keamanan ini tentunya harus dipertimbangkan dengan benar sehingga investasi yang telah dilakukan tidak hilang begitu saja oleh hacker.

  • Masih Minim Media Penukaran

Resiko lainnya adalah media untuk menukarkan Bitcoin sampai hari ini masih minim. Cara investasi Bitcoin sampai saat ini baru mengandalkan kriptografi yang masih bisa melindungi informasi serta alur konfirmasi dengan kode.

Keterbatasan metode inilah yang membuat investasinya memiliki resiko kerugian cukup besar. Ditambah lagi tidak ada jaminan aset yang bisa ditanamkan. Oleh karena itu investasinya tidak bisa menjadi investasi jangka pendek namun justru jangka panjang.

Kamu akan semakin untung jika di masa depan akan semakin banyak media pertukaran sah. Selama peminat Bitcoin terus meningkat, maka peluang media pertukaran meningkat pun cukup tinggi.

  • Regulasi yang Masih Belum Jelas

Selanjutnya adalah mengenai regulasi dari investasi yang masih belum jelas. meskipun pemerintah Indonesia sudah mengesahkan bahwa Bitcoin bisa jadi mata uang untuk investasi, namun belum bisa digunakan sebagai alat pembayaran.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun sampai saat ini masih melarang lembaga keuangan untuk menggunakan serta memasarkan mata uang digital berupa Bitcoin. Karena mata uang ini masih belum memiliki legalitas dari Bank Indonesia.

  • Kurang Aman karena Rentan Penipuan jika Tak Berhati-hati

Resiko yang terakhir adalah identitas asli dari penjual dan pembeli Bitcoin tidak bisa diketahui. Kebanyakan pengguna akan menggunakan anonim meskipun sifat transaksinya transparan.

Hal ini berkaitan dengan tujuan awal diciptakannya Bitcoin yaitu untuk bisa digunakan sebagai alat transaksi yang aman namun sulit dilacak. Justru hal inilah yang dimanfaatkan pengguna untuk melakukan transaksi ilegal.

Memahami resiko investasi Bitcoin sejak awal jadi hal yang paling penting untuk disadari kamu yang berencana untuk berinvestasi. Dengan begitu kamu bisa tetap mendapatkan keuntungannya.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article